Karena
jarak komunikasi biasanya sangat jauh, maka dalam jaringan komunikasi dirancang
untuk membawa data isyarat yang jauh pula, sehingga jaringan ini memerlukan
piranti yang dapat memperbaharui signal yang telah mengalami pelemahan.
Pelemahan ini biasanya pada isyarat-isyarat tertentu saat sinyal dalam
perjalanan. Piranti ini disebut penguat ulang atau repeater. Penguat akan
menaikkan tegangan isyarat yang mengalami pelemahan sesuai daya yang asli.
Adanya
penguat tersebut maka sinyal isyarat akan dapat melanjutkan perjalanan ke
jaringan yang dituju. PSTN merupakan komunikasi tradisional yang umumnya
menggunakan kawat tembaga. Pada kawat tembaga, data isyarat akan mengalami
pelemahan yang dikarenakan oleh tahanan jenis pada logam tembaga.
Adanya
tahanan jenis tersebut maka dalam sistem komunikasi yang menggunakan kawat
tembaga ada suatu batasan jarak tertentu antara penguat satu dengan penguat
berikutnya. Batasan jarak antara penguat-penguat
tersebut pada umumnya sekitar 6.000 kaki. Adanya batasan tersebut maka dalam
membangun jaringan komunikasi dengan media kawat tembaga perlu mempertimbangkan
jarak tersebut.