Materi Pelajaran TIK
Tampilkan postingan dengan label LABEL 6. Tampilkan semua postingan

Pada tingkat yang paling awal dari munculnya sistem telepon, jaringan telah dirancang untuk menyediakan sambungan pelanggan dengan suatu saluran terhadap pelanggan lainnya. Apa yang perlu dilakukan oleh pelanggan bila menghendaki berlangsungnya suatu pembicaraan? Pelanggan harus mengoperasikan tombol yang ada pada pesawat teleponnya. Mengoperasikan di sini maksudnya bisa memutar atau menekan tombol yang berisi angka-angka. Bila sambungan tersebut telah terjadi, maka pembicaraan antar pelanggan dapat dilangsungkan.

Awal perkembangan sistem telepon dicatu oleh sebuah batere yang ada pada masing-masing pesawat. Sistem ini dulu dikenal sebagai sistem lokal batere. Sistem semacam ini sudah tidak dijumpai lagi saat ini. Semua pesawat telepon telah dirancang dengan menggunakan catuan betere yang dipusatkan di sentral telepon.

Sambungan telepon yang hanya menghubungkan beberapa pelanggan, dilihat dari sistem perkabelannya tidaklah begitu rumit. Contohnya sambungan di kantor-kantor. Kesulitan akan muncul bila jumlah pelanggan mengalami kenaikkan, karena secara mengejutkan jumlah sambungannya pun mengalami kenaikkan yang cukup pesat.

Sabagai contoh di sini untuk dua pelanggan hanya dibutuhkan satu kabel sambungan, tiga pelanggan tiga kabel sambungan, empat pelanggan enam kabel sambungan dan seterusnya. Hal ini menandakan bahwa semakin banyak pelanggan, semakin banyak dibutuhkan kabel saluran untuk pelanggan.

Dalam pengertian yang lebih luas telekomunikasi diartikan sebagai suatu proses transmisi dalam bentuk informasi yang dilakukan oleh dua orang atau mesin pada suatu tempat dengan menggunakan perangkat atau piranti modern telekomunikasi.

Transmisi sendiri mengandung pengertian penyaluran atau pemancaran informasi yang berasal dari pesan-pesan yang telah diolah. Komunikasi telepon merupakan bentuk pertukaran informasi suara antara dua orang. Orang yang satu berperan sebagai pengirim pesan suara (sender) sedangkan lainnya bertindak sebagai penerima pesan (receiver).

Komunikasi melalui telepon adalah komunikasi timbal balik, artinya komunikasi yang berlangsung dalam dua arah tanpa harus bergantian. Komunikasi yang demikian disebut sebagai sambungan dupleks penuh (full duplex). Sambungan telepon dalam perkembangannya telah mengalami kemajuan yang sangat pesat. Pada awalnya pertukaran informasi suara masih dilakukan dengan sistem analog, tetapi sekarang ini untuk meningkatkan kualitas layanan suara yang baik telah dilakukan melalaui pengubahan ke dalam bentuk komunikasi digital.

1.   Modulasi merupakan suatu proses dimana informasi, baik berupa sinyal audio, video ataupun data diubah menjadi sinyal dengan frekuensi tinggi sebelum dikirimkan.

2.   Fungsi modulasi adalah untuk merubah atau menempatkan frekuensi rendah menjadi frekuensi yang lebih tinggi agar dapat dikirimkan atau ditransmisikan melalui media transmisi.

3.   Secara garis besar modulasi dibagi menjadi dua bagian yaitu sistem modulasi analog dan modulasi digital.

4.   Sistem komunikasi dengan modulasi analog adalah komunikasi yang mentransmisikan sinyal-sinyal analog yaitu time signal yang berada pada nilai kontinu pada interval waktu yang terdefinisikan.

5.   Sinyal analog merupakan sinyal yang mempunyai amplitudo pada tiap tegangan range amplitudonya. Sinyal analog berbeda dengan sinyal digital, yang mana akan terjadi dua perbedaan kondisi tegangan salah satunya tegangan tinggi atau rendah.

6.   Modulasi Analog yang umum dikenal ada beberapa macam bentuk modulasi antara lain: Amplitude modulation (AM), Frequency modulation (FM), Pulse Amplitude Modulation (PAM)

7.   Sedangkan pada sistem modulasi digital antara lain: Amplitude shift keying (ASK), Frequency shift keying (FSK) dan Phase shift keying (PSK).

8.   Dalam modulasi digital juga menemui Quadrature amplitude modulation (QAM), yang mana secara ektensif digunakan pada gelombang mikrowave. QAM merupakan kombinasi antara ASK and PSK.a

Soal latihan

Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan baik dan benar

1.   Apa yang dimaksud dengan modulasi dalam sistem telekomunikasi?
2.   Sistem komunikasi terdiri dari tiga bagian sebutkan.
3.   Apa yang dimaksud modulasi analog dan modulasi digital?
4.   Sebutkan macam-macam bentuk modulasi analog dan digital.
5.   Apa kekurangan dan kelebihan dari masing-masing sistem modulasi di atas?
6.   Sebuah radio siaran yang menggunakan gelombang radio frekuensi sebesar 108 MHz, jelaskan dan gambarkan sistem modulasi yang digunakan pada pemancar radio tersebut.

Dalam modulasi analog kita sulit membedakan antara modulasi frekuensi dengan modulasi fase, sehingga keduanya dikatagorikan sebagai hal yang sama karena keduanya memiliki pengaruh yang sama pada sinyal carrier yaitu perubahan frekuensi sesuai dengan variasi amplitudo sinyal informasi yang memodulirnya.

Dalam kasus modulasi digital perbedaan antara frekuensi modulasi dengan fase modulasi cukup jelas, karena dalam modulasi digital sinyal informasi memiliki bentuk gelombang diskrit. Seperti dalam hal modulasi amplitudo dan modulasi frekuensi, kita memulai dengan sinyal carrier sinusoida yang memiliki bentuk dasar Acos[..(t)].

Dengan adanya proses modulasi pada fase gelombang carrier tersebut yaitu dengan sistem phase shift keying (PSK) nilai q(t) adalah 2..fc + f(t). Dalam hal ini nilai ..(t) memberikan pengertian bahwa fase dari gelombang tersebut termodulasi dan mengandung informasi sesuai dengan input dari sinyal baseband pemodulasinya.

Dalam binary phase shift keying (BPSK), dua fase keluaran yang mungkin akan keluar dan membawa informasi. Satu fase keluaran mewakili suatu logic 1 dan yang lainnya logic 0. Sesuai dengan perubahan keadaan sinyal masukan digital, fase pada keluaran carrier bergeser diantara dua sudut yang keduanya terpisah 180°. Nama lain untuk BPSK adalah phase reversal keying (PRK) dan biphase modulation.

BPSK adalah suatu bentuk suppresed carrier, square wave memodulasi suatu sinyal continuous wave (CW). Diagram blok sederhana sebuah modulator BPSK. Balanced modulator bekerja seperti suatu switch pembalik fase. Tergantung pada kondisi logic pada input digital, carrier yang ditransfer ke output pada kondisi inphase (0°) atau bergeser 180° dengan phase carrier oscillator referensi.

Frequency shift keying (FSK) merupakan sistem modulasi digital yang relatif sederhana. FSK mempunyai kinerja yang kurang begitu bagus dibandingkan sistem modulasi PSK atau QAM. 

FSK biner adalah sebuah bentuk modulasi sudut dengan envelope konstan yang mirip dengan FM konvensional, kecuali bahwa dalam modulasi FSK, sinyal pemodulasi berupa aliran pulsa biner yang bervariasi diantara dua level tegangan diskrit sehingga berbeda dengan bentuk perubahan yang kontinyu pada gelombang analog.

Laju pergeseran frekuensi tersebut sebanding dengan setengah laju perubahan sinyal input biner fm(t), sehingga pergeseran sinyal output carrier diantara ..c + ..../2 dan ..c - ..../2 pada laju senilai fm. Dengan FSK biner, pusat pada frekuensi carrier tergeser oleh masukan data biner.

Hal ini akan mengakibatkan keluaran pada modulator FSK biner merupakan fungsi step pada domain frekuensi. Dengan adanya perubahan sinyal masukan biner dari suatu logic 0 ke logic 1 atau sebaliknya, output FSK bergeser diantara dua frekuensi. Dengan FSK biner, maka perubahan frekuensi keluaran akan terjadi setiap adanya perubahan kondisi logic pada sinyal masukan.

Sehingga hal ini akan menyebabkan laju perubahan keluaran adalah sebanding dengan laju perubahan masukan. Dalam modulasi digital, laju perubahan masukan pada modulator disebut bit rate dan memiliki satuan bit per second (bps). Laju perubahan pada output modulator disebut baud atau baud rate dan sebanding. 

Pembangkitan gelombang AM dapat dilakukan dengan dua pendekatan berbeda. Pertama adalah dengan membangkitkan sinyal AM secara langsung tanpa harus dengan membentuk sinyal baseband. Dalam kasus biner, generator harus mampu memformulasikan satu dari dua sinyal gelombang AM yang mungkin.

Teknik ini lebih dikenal dengan amplitude shift keying (ASK), yang secara langsung menyiratkan arti sebuah terminologi yang menggambarkan suatu teknik modulasi digital Kedua dengan menggunakan sinyal baseband untuk memodulasi amplitudo suatu sinyal carrier yang dalam hal ini merupakan sinyal sinusoida (baik cos maupun sinus), seringkali ini dikenali sebagai AM analog dengan informasi dalam bentuk digital.

Hal yang perlu diperhatikan adalah jangan sampai salah persepsi, bahwa kedua teknik ini merupakan pembangkitan gelombang AM yang digunakan untuk mentransmisikan informasi digital. Selanjutnya keduanya ketahui sebagai dua bentuk pembentukan ASK atau lebih kita pahami sebagai AM digital.

Pada situasi tertentu, memungkinkan sinyal baseband yang ditransmisi memiliki dua kemungkinan nilai informasi yaitu antara nol (0) dan satu (1). Karena kemungkinan nilai informasinya tersusun dari dua keadaan tersebut maka selanjutnya sistem ini kita kenal dengan binary ASK atau kadang lebih disukai dengan menyebutnya sebagai BASK yang merupakan singkatan dari binary amplitude shift keying.

Konsep dasar PAM adalah merubah amplitudo signal pembawa yang masih berupa deretan pulsa (diskrit) dimana perubahannya mengikuti bentuk amplitudo dari signal informasi yang akan dikirimkan ketempat tujuan. Sehingga signal informasi yang dikirim tidak seluruhnya tapi hanya sampelnya saja (sampling signal)

Modulasi Digital

Modulasi sinyal digital dengan gelombang pembawa analog akan meningkatkan Sinyal To Noise Ratio (SNR) jika dibandingkan dengan modulasi analog. Modulasi gelombang pembawa sinyal digital merupakan pergeseran kunci, karena hal tersebut disebabkan adanya perubahan nilai diskrit dalam parameter gelombang pembawa.

Ada tiga macam perbedaan sistem modulasi digital antara lain: Amplitude shift keying (ASK), Frequency shift keying (FSK) dan Phase shift keying (PSK). Dalam modulasi digital juga menemui Quadrature amplitude modulation (QAM), yang mana secara ektensif digunakan pada gelombang micro wave. QAM merupakan kombinasi antara ASK and PSK.

Modulasi pembawa dengan deretan pulsa ada tiga perbedaan jenisnya dimana istilah modulasi ini disebut sebagai : Pulse amplitude modulation (PAM), Pulse duration modulation (PDM) dan Pulse position modulation (PPM). Ada tipe lain dari modulasi yang disebutkan di atas yaitu Pulse width modulation (PWM), dimana modulasi ini adalah melakukan variasi lebar pulsa tergantung dari sinyal modulasinya. 

Frekuensi dari gelombang pembawa (carrier wave) diubah-ubah menurut besarnya amplitudo dari sinyal informasi. Karena noise pada umumnya terjadi dalam bentuk perubahan amplitudo, FM lebih tahan terhadap noise dibandingkan dengan AM.

Persamaan di atas merupakan hubungan antara phase modulation dan frequency modulation, jika keduanya dalam proses yang sama maka sinyal modulasi tersebut dapat ditulis persamaanya menjadi : Dimana tanda subscript c untuk "carrier", dan subscript "m" untuk sinyal modulasi dan .. merupakan index modulation.

Bandwith sinyal FM lebih besar dibandingkan sinyal AM. Modulasi FM merupakan modulasi analog yang sangat banyak digunakan, hal ini dikarenakan noise yang rendah, tahan terhadap perubahan amplitudi yang berubah-ubah sebagai akibat fading. Penggunaan modulasi FM misalnya pada pengiriman siaran televisi, telephone dan lain-lain. 

LABEL 1

tabsrecent/LABEL1
Diberdayakan oleh Blogger.