Dalam
modulasi analog kita sulit membedakan antara modulasi frekuensi dengan modulasi
fase, sehingga keduanya dikatagorikan sebagai hal yang sama karena keduanya
memiliki pengaruh yang sama pada sinyal carrier yaitu perubahan frekuensi
sesuai dengan variasi amplitudo sinyal informasi yang memodulirnya.
Dalam
kasus modulasi digital perbedaan antara frekuensi modulasi dengan fase modulasi
cukup jelas, karena dalam modulasi digital sinyal informasi memiliki bentuk
gelombang diskrit. Seperti dalam hal modulasi amplitudo dan modulasi frekuensi,
kita memulai dengan sinyal carrier sinusoida yang memiliki bentuk dasar
Acos[..(t)].
Dengan
adanya proses modulasi pada fase gelombang carrier tersebut yaitu dengan sistem
phase shift keying (PSK) nilai q(t) adalah 2..fc + f(t). Dalam hal ini nilai
..(t) memberikan pengertian bahwa fase dari gelombang tersebut termodulasi dan
mengandung informasi sesuai dengan input dari sinyal baseband pemodulasinya.
Dalam
binary phase shift keying (BPSK), dua fase keluaran yang mungkin akan keluar
dan membawa informasi. Satu fase keluaran mewakili suatu logic 1 dan yang
lainnya logic 0. Sesuai dengan perubahan keadaan sinyal masukan digital, fase
pada keluaran carrier bergeser diantara dua sudut yang keduanya terpisah 180°.
Nama lain untuk BPSK adalah phase reversal keying (PRK) dan biphase modulation.
BPSK
adalah suatu bentuk suppresed carrier, square wave memodulasi suatu sinyal
continuous wave (CW). Diagram blok sederhana sebuah modulator BPSK. Balanced
modulator bekerja seperti suatu switch pembalik fase. Tergantung pada kondisi
logic pada input digital, carrier yang ditransfer ke output pada kondisi
inphase (0°) atau bergeser 180° dengan phase carrier oscillator referensi.