Teknik
yang digunakan untuk mengukur noise figure secara umum yaitu menggunakan Noise
Figure Meter. Untuk menggunakan Noise Figure Meter, peralatan dikoneksikan
seperti gambar di bawah ini Sebuah mixer diperlukan bila ingin mengkonversi
sinyal RF menjadi sinyal yang lebih rendah (sinyal IF). Namun bila rangkaian
tidak memerlukan mixer maka kabel IF OUT bisa langsung dikoneksikan dengan
Noise Source, kemudian melakukan proses kalibrasi.
Gambar
8.4. di bawah ini menunjukkan diagram koneksi dengan DUT (Device Under Test/
alat yang hendak diukur figure noisenya). Pertama, noise figure dikalibrasi
sehingga diperoleh kondisi normal, kemudian dihubungkan dengan DUT seperti
gambar di bawah ini sampai Gain dan Noise Figure dari DUT tampak pada analyzer.
Di
samping itu, dimungkinkan juga memasang konektor penyesuai atau attenuator
sebelum proses pengukuran dilakukan. Hal ini dilakukan dengan tujuan untuk
menyesuaikan range (batas ukur) sehingga tidak melebihi kemampuan Noise Figure
Analyzer. Dalam beberapa kasus penyesuai ataupun atenuator perlu dilakukan
proses kalibrasi.
Faktor-faktor
yang perlu dipertimbangkan ketika memilih peralatan untuk mengukur noise figure
antara lain :
1.
Noise
figure yang diharapkan Noise figure analyzer khusus untuk mengukur Noise
figure ketika sebuah hasil pegukuran sangat kecil atau dikatakan kurang
dari 10 dB. Jika bermaksud untuk mengukur besaran yang sangat tinggi atau
besaran yang terlalu rendah atau dikatakan kurang dari 0,05dB, dimungkinkan
untuk membutuhkan petunjuk dari pembuat alat tersebut khususnya dari piranti
ukur tersebut.
2.
Batas
waktu dari DUT atau NF analiser. Hal ini dimungkinkan membutuhkan mixer
external untuk mengukur NF. Dalam beberapa kejadian, pastikan bahwa NF analiser
mendukung kemmpuan mixer external maupun internal.
3.
Konektor
DUT. Beberapa saat, DUT mungkin mempunyai beberapa perbedaan konektor seperti
halnya gelombang pembawa. Jika hal tersebut membutuhkan untuk memperoleh
ketepatan seperti pada gelombang pandu menuju coaxial adapter. Kebanyakan NF
analyzer hanya menggunakan sambungan konektor coaxial untuk interkoneksi.
4. Pengukuran Penguat.
Pada umumnya untuk mengukur penguatan selama menggunakan NF, pastikan bahwa NF
analiser mempunyai kemampuan range pengukuran penguatan DUT yang dimaksudkan.
5. Untuk konversi
frekuensi, memungkinkan kebutuhan frekuensi generator sebagai pembangkit
frekuensi external dan mixer.
Untuk
pengukuran lanjut seperti dengan melakukan perubahan frekuensi baik turun
maupun naik dibutuhkan frekuensi generator eksternal dengan tujuan:
penyederhanaan pengukuran penguatan Noise figure, ketelitian pengukuran pada
nilai NF yang sangat kecil serta NF dapat diukur sepanjang frekuensi dengan
pencampur (mixer ) eksternal.
Metode
pengukuran NF dapat dilakukan dengan beberapa metode antara lain :
1. Metode penguatan
..
Menggunakan rumus persamaan pengukuran NF
..
Teknik pengukuran digunakan
..
Mempunyai beberapa kelemahan dengan metode ini
..
Mempunyai beberapa kelebihan dengan metode ini
2. Menggunakan metode
Y-Factor
..
Apa yang dimaksud Y faktor
..
Keuntungan menggunakan metode Y faktor
..
Kelemahan mengunakan metode Y faktor