Unjuk
kerja (performa) dari suatu sistem komunikasi dinyatakan sebagai rasio
(perbandingan) sinyal terhadap derau (S/N). s/n (dB) = level sinyal (dBm) –
level derau (dBm). = 10 Log (S/N) Standard untuk s/n berbeda tergantung
aplikasi dari sistem komunikasi.
Suara
= 30 dB
Video
= 45 dB
Data
= 15 dB.
Dalam
sistem transmisi digital, unjuk kerja dinyatakan dalam propabilitas kesalahan
atau (BER-Bit Error Rate). BER 10-6 berarti kemungkinan adanya 1 bit data yang
salah dari 106 data yang dikirim.
Dari
uraian tersebut diatas maka dapat ambil inti pembahasan pada bagian ini adalah
sebagai berikut :
1.
Derau
atau yang sering dikenal dengan noise merupakan sebuah sinyal yang tidak
diinginkan dalam sistem komuniksi atau sebuah informasi.
2.
Ada
satu macam noise yang selalu hadir dalam setiap sistem komunikasi, yaitu
thermal noise. Thermal noise selalu hadir dengan alasan bahwa pada suatu
temperatur di atas nol absolut (0°K), energi termal/panas menyebabkan partikel
bergerak secara acak (random motion)
3.
Berdasarkan
sumbernya, noise dapat dibedakan menjadi dua katagori :
· Noise internal adalah
noise yang dibangkitkan oleh komponenkomponen dalam sistem komunikasi.
· Noise eksternal,
dihasilkan oleh sumber di luar sistem komunikasi. Ada dua macam noise eksternal
yaitu noise buatan manusia (man made noise) dan noise alami (ekstra
terrestrial)
4.
Thermal
noise atau disebut juga Johnson Noise merupakan noise tegangan yang dihasilkan
oleh friksi dari arus yang mengalir pada suatu element resistif.
5.
Derau
tembakan biasanya terjadi ketika terjadi perbedaan potensial. Misalnya pada
sambungan PN.
6.
Gambaran
sebuah derau didefinisikan sebagai rasio (perbandingan) antara sinyal terhadap
derau di input dengan output.